Cinta kami untukmu
Dedi kasi kami bersamamu
Pengorbanan kami demimu
Berawal dari sebuah pengabdian
Cerita senang, nestapa, dan miris
tertorehkan
Atas nama persaudaraan dan
perjuangan
Cercaan mulut para pendusta kami
abaikan
Rintangan
Demi terlaksananya perintah komando
serdadu tengah
Jangan pergi
terlalu lama hingga semua jadi kenangan
Jangan lari
tanpa menoleh menjadikan kawan merasa ditinggalkan
Jangan
terjerumus terlalu dalam sampai tak sanggup kembali ke permukaan
Jangan terbang
terlalu tinggi membuat tekanan udara menulikan telingamu
Jangan tidur
telalu lelap memimpikan ego nafsu angkara yg membutakan mata
Jangan terlalu
banyak bertanya sampai jawaban kau timbun jadi luka
Jangan campakan
kami membuat genggaman tangan renggang membentang
Jangan risaukan
perbedaan karena kita satu persemaian
Jangan menunggu…..
segeralah kembali untuk kami yang kau panggil sodara, sahabat dan keluarga
Taukah kamu
berapa kisah asmara dalam kalangan yang harus aku selesaikan tanpa jejak?
Mengertikah kau
raga yang terkadang terhuyung lemas meronta?
Lihatkah kau
senyum palsu yang tergores masih dianggap murni?
Untuk sodaraku "lepet"
BalasHapus