Hidup dalam
dekap kerasnya dunia
Si gadis nan Mahir
jurus pedang, periang dan Penggemar arak terbaik di masanya
Menjelajahi
peristiwa dengan hampa…
Meyakini bahwa
arak bukan untuk merusak dan membutakan akal
Tapi arak
sebagai zat untuk dapat melihat masalalunya…
Dulu Segalanya
normal tekendali
Hingga seorag
pria sangar datang dalam takdir…
Penasaran gadis
itu menatap matanya yang sendu seram
Hingga benci,
dendam, amarah dan makian meraja…
Pria seram itu pernah
membawa gadis itu pergi tanpa izin
Meronta dan
bergejolaklah raga wanita nan rupawan ini…
Namun kenyataan
terlalu berdebu
Keadaan memaksa
sang gadis mengakui
Bahwa bukan
hanya raganya yang diculik si pria
Tapi juga hati
dan cintanya
Di tengah
kejamnya masa lalu kelam sang pria
Gadis itu pun
memendam kagum dan kasihnya
Gadis itu
Dimanfaatkan, dijadikan umpan, dan dipaksa untuk bertarung
Demi nyawa yang bernafas,
pertarungan dan dunia penjarah pun harus sang gadis lebur
Sang pria tak terlalu bengis karena
meski kejam di sisi hatinya masih ada sudut kelembutan…
Ia jaga kesucian gadis tawanannya
Memberinya senyuman dan teka teki
hidup dalam nirwana
Mengajarinya siasat perang dan
memberikan pedang terbaiknya
Sampai suatu malam dipayungi redupnya
bulan purnama
Kata menunggu dan pengorbanan pun
terucap dalam perpisahan
Sang pria berjanji untuk kembali
Sang gadis pun pergi untuk nanti
menagih janji
Namun sayang… hingga sang gadis
menjadi komandan perang
Pria itu tak pernah kembali, ia
pergi selamanya bersama musuh dan pedangnya
Namun gadis itu tetap meneropong
jauh hidupnya sebagai ujung pedang pasukan
Walaupun sejatinya dalam setiap
siasat perang dan teropongnya…
Selalu ada bayangan pria sangar
berkuda yang menjadi semangat pertempurannya….
Percayalah cinta itu bukan hak
paten untuk memiliki
Bangunlah dari mimpi bahwa cinta
itu maha indah
Lihatlah betapa cinta dalam
ketangguhan dan kerelaan akan membawa hidup yang lebih indah pada lebih banyak
manusia…
Ah, sedih bacanya.
BalasHapusbtw, itu gadis berpedangnya apakah refleksi diri sang penulis? :)
menurut km gmana ci? haaaaa
BalasHapus