LAGUKU

Minggu, 24 Juni 2012

Guci Retak




Gadis itu molek indah rupawan
Rambut hitamnya terurai riang
Senyum mautnya menyingkap pandangan tajam

Salahkah…?
Jika seorang pangeran gagah budiman
Bak gayung bersambut mendekap lara hatinya
Menimang luka yang sejenak lalu menyambar takdirnya

Hingga puluhan putri kraton menatap sinis padanya
Melempar sontakan kata dan umpatan kejam
Karna kalah bersaing dengan gadis jelata

Perhatikanlah Ia Pangeranmu wahai gadis lugu..
Ketangguhan itu menyulapmu bertekuk lutut
Bagai guci dinasti han yang jadi rebutan ratu

Pangeranmu…
Nampak kokoh, langka, dan halus…
Namun cobalah dekati dengan segenap sadar diri
Glasuran guci buruan itu retak tak teratur
Sementara para kolektor masih saja berharap memiliknya

Kepalsuannya menelan habis kesadaranmu… wahai gadis rupawan
Manis rayuannya sempurna  butakan mata hatimu … wahai gadis jelita
Bahasa tubuhnya menguras kering akal sehatmu…wahai gadis periang

1 komentar: