LAGUKU

Selasa, 20 Desember 2016

KASIH YANG DIHITUNG ATAS NAMA UANG

Apakah kesalahan yang besar menjadi guru dengan gaji yang tidak sebesar saudara yang lain?
Aku menyayangi ratusan anak2 itu aku menikmati berbagi ilmu meski terkadang sesamaku tak menyenangkan
Wajar bukan jika aku menceritakan tempat kerjaku kepada keluargaku?
Tapi di luar dugaan mereka memandang kesetaraanku dengan tidak pantas

Setiap hari aku mendengar perkataan aku harus berhenti menjadi guru mendapat pekerjaan lain mendapat uang banyak kemudian menikah seperti saudara ku
Aku menangis da menjerit dalam hati karna mereka memandang uang untuk sebuah kasih
Batinku bergelut hebat di luar didukung oleh beberapa teman dan paksaan dari keluarga
Aku berhenti menjadi pahlawan tanpa tanda jasa dengan harapan yang lebih baik menjadi bawahan saudaraku sendiri
Sepertinya nyaman dan menyenangkan jika bosku saudaraku
Aku bisabermain dengan malaikat kecil di rumah
Aku bisa mendapat barang dengan lebih murah

Apa yang terjadi?
Gaji guru naik, sementara ku terlanjur berucap.
Aku tak lagi mampu membeli apa yang aku mau
Aku tak lagi mendapat jam kerja yang benar
Aku tak lagu mendapat hari libur yang wajar
Membuat mereka seakan menyesal dan semakin memperjelas bahwa uanglah ukuran dari kasih

Sejak sebelum jadi seperti ini aku membeli barang dengan harga murah
Tapi setelah seperti ini harga barang dinaikkan di sisi lain aku merasakan  sakit di wajah
Balasan obrolan yang angkuh dan aku dikesampingkan
Ya... Saudaraku menganggapku seolah sebagai ajudan bukan saudara
Yang diawal aku tak mengerti aku sekarang mengerti bahwa ikatan saudara tak cukup ampuh untuk menjadi setara

Aku kenal lebih lama bahkan sejak lahir
Aku tahu cerita hidupnya sejak kecil
Tapi setelah ia berkeluarga
Aku tak lagi dapat cerita dan senyuman tulus
Aku tak lagi dapat apa yang harusnya seorang saudara dapatkan

Dalam doa aku menguntai harapan agar aku tak jadi orang lain bagi adik dan orang tuaku setelah aku berkeluarga
Agar aku tak mengukur kasihku pada anak2ku dengan gaji dan uang mereka
Agar adik dan orang tuaku mendapatkan apa yang seharusnya jadi hak mereka
Agar rumahtak jadi seperti meda perang dingin


Kamis, 15 Desember 2016

TIDAK PUAS

Ada orang yang ingin mati karena tidak mampu menanggung masalah
Ada orang yang ingin lebih banyak waktu hidup karena urusan yang belum selesai
Ada orang yang ingin sembuh dari ancaman kematian karena terlalu sakit
Ada orang yang ingin lebih dari nasib karena tidak bersyukur
Ada orang yang ingin orang lain jatuh karena iri
Ada orang yang ingin melihat orang lain bahagia karena ketulusan

Hidup bukanlah sekedar permainan yang bisa kita atur sesuka hati
Namun aku ingin sesuka hati bermain dengan aturan...
Aku juga ingin permainan yang mudah di kehidupan ini
Mungkin aku hanya kurang puas mungkin juga aku sudah muak dengan kebosanan

Ketidakberdayaaan macam apa ini?

Dari luar tubuhku perlahan panas tidak tertahankan
Dari dalam jatungku berdetak kencang, aliran darah tak seimbang dan tubuh gemetaran
Perlahan tapi menakutkan seakan waktuku tak banyak tersisa
Serangan panikku pun memperparah keadaan
Aku kembali berhalusinasi membuat tidurku tak nyenyak
Jika memang kemampuanku berkurang dan hampir mencapai batas akhir
Ya Allah beri aku kesempatan lebih, beri aku kesempatan untuk berbuat baik demi mengimbangi dosa
Ya Allah mudahkanlah jalanku untuk menggapai segala harapan dan impian
Ya Allah panjangkanlah umur kami agar dapat melihat anak cucu kami menikah
Ya Allah ringankanlah beban dan kesulitan keluargaku, orang-orang yang aku kasihi, saudara-saudara ku di belahan bumi yang lain dan aku

Tidak ada guna mengenang masa kejayaan dan kekuatan yang memuncak
Kini aku berharap aku mampu memperbauki segala yang ada di dalam diriku
Mengalahkan ego dan menjadi orang yang tegar
Berdiri kuat dengan kakiku sendiri
Menolong mereka yang bahkan untuk berteriak saja tak mampu

Aku manusia biasa yang akan usang tertelan waktu
Aku juga sosok yang tidak mudah ditaklukkan oleh siapa pun
Namun semua bukan kesalahanku semata karena bagaima aku kini adalah cerminan dari apa yang telah diajarkan padaku dan apa yang aku lihat
Ketika orang mengangap aku salah, aku tak pantas dan aku tak tau diri, mereka hanyalah orang yang tidak bersamaku di masa lalu
Aku maklumi karna bahkan orang yang bersamaku di masa lalu hingga kini juga belum mengerti aku

Karena orang terlalu mudah melihat kesalahan sehingga mereka lupa kebaikan apa yang pernah aku lakukan
Menggiring aku menjadi sosok yang diinginkan tanpa menunjukkan arak yang pantas untukku adalah mustahil
Aku berbeda dan tak akan pernah ada orang yang sama sekali pun itu kembar
Semoga segala harapanku bisa terjadi seiring aku memperbaiki diri, memperbaiki cara sembahyang, memperbaiki cara berkomunikasi dan merubah apa yang dianggap orang lain salah karena tidak setiap waktu dan tidak banyak orang yang merasakan ketidakberdayaanku...

Kamis, 08 Desember 2016

PELAJARAN TENTANG KEBIASAAN YANG HARUS DIBENARKA

1. Janagan membuang air pada suatu wadah dengan disiram tapi alirkan perlahan dengan rendah
2. Jangan sampai pakaianku basah ketika melakukan hal yang sederhana
3. Taruh gayung di tepi bak dalam keadaan tertelungkup
4. Jangan menggaruk bagian tubuh apa pun di sembarang tempat
5. Jangan lepas jaket atau menggulung lengan baju di sembarang tempat
6. Jangan membuat musik dengan tangan
7. Lakukan sesuatu yang benar tanpa disuruh
8. Jadi orang yang lebih bersih
9. Jangan makan di atas kasur
10. Jangan meminta makanan dari orang lain
11. Jangan bicara hal yang tidak penting
12. Jangan sampai wajahku jelek
13. Jangan merengek
14. Jangan seperti anak kecil
15. Harus wangi
16. Jangan banyak menangis
17. Jangan mandi terlalu malam
18. Busana harus serasi dan sesuai
19.

TIDAK AKAN SEBANDING APA PUN ALASANNYA

Aku menabung rasa dan kata maaf ribuan lembar
Aku bergegas membuka ponsel ketika berdering
Aku memikirkanmu setiap saat
Aku membuang rasa takut untukmu
Aku berdusta karena begitu menginginkanmu
Aku menangis memikirkanmu
Dulu aku dianggap anak baik walaupun liar, dan kini aku dianggap liar padahan aku sudah lebih baik
Kini Belum sebanding dengan apa yang kamu lakukan

Selasa, 06 Desember 2016

Penat



Aku ingin pergi ke tempat yang jauh dari sesak ini
Tempat yang …
lebih sepi dari kuburan
lebih hening dari sungai gangga
lebih luas dari alun-alun
dan lebih teduh dari hutan lindung
ingin ku buang semua penat dan sakit ini
berteriak keras tanpa ada yang tahu
mengamuk riang tanpa ada yang menghiraukan
tapi aku tak mau menangis bawang
karena air mata belum cukup pantas aku persembahkan

INI ADALAH KESALAHAN BUKAN KEKURANGAN

Rasa takut ku sudah sampai setengah perjalanan
Bagaimana dengan kalian?

Perbandingan pengorbanan yang jauh berbeda
Apa yang ku lakukan tak akan pernah sebanding dengan yang dilakukan oleh lelakiku
Akupun tak berharap akan jadi sebanding karena memang sudah demikian kodratnya
Aku takut sangat takut jika sampai ada alasan untuk tidak bertemu dengannya
Jangan sakit, jangan dengar berita, jangan mengeluh, jangan membangkang, jangan memaksa aku lakukan dengan sekuat tenagaku dan semua tahu aku bukan orang yang suka mencoba dan gagal
Hal yang aku perjuangkan kini adalah menghapus kesalahan, jangan sampai meneteskan air mata  karena aku sangat tidak pantas menerima air mata

Hatiku sakit setiap kekurangan fisikku diungkitnya padahal aku tak perlu fisik yg sempurna untuk mencintai atau dicintai, aku juga tak perlu mencintai hal yang tidak penting
Lebih menyenangkan kebersamaan dan kebahagiaan tanpa ketakutan
Salahku adalah membuang jiwa yang lama tanpa mampu memungutnya kembali
Kekuatan, keyakinan, kemampuan, penghargaan diri dan kepercayaan diri
Hari ini telah berbeda, aku tak bisa sendiri

Semua ini adalah kesalahan bukan kekuranganku
Aku terlalu lemah dan terlalu buruk
Sudah banyak kepalsuan, dulu aku dianggap cerdas memandang segala sesuatu kemudian aku lelah jadi orang BISA,
Menjadi bodoh tidaklah terlalu buruk karna kebodohan jauh lebih menakutkan
Aku berhenti menyakiti orang karenanya
Aku berhenti menatap dunia luar karenanya
Aku kurangi rasa ambisi karenanya
Aku buang kebencian karenanya
Namun semua belum cukup karena aku masih tetap penuh dengan kesalahan

Aku tak puas hanya dengan sedikit penghargaan
Kebiasaan 21tahunku bukanlah tipuan
Aku belajar dan aku mencoba lalu aku jadi minoritas dan aku tidak suka
Namun aku bersedia mengurangi kesalah di 21tahun dan menebus pengorbanannya
Aku akan menghapus kesalahan atas nama fisik dan sikapku

Jumat, 02 Desember 2016

cambuk lagu di angan

Aku bernyanyi di tengah hujan dengan suara lantang
Menciptakan nada dan lirik sesuka hati
Merilis adengan di dalam angan bak sutradara ternama
Sesaat melupakan kisah nyata yg tak  drama korea

Belum aku sadari bahwa ketika itu ada rasa perih di laguku
Mengingatkanku tentang pengorbanan seseorang
Seseorang yang tenang tapi memendam begitu dalam kerinduan
Seseorang yang menahan tumpukan rencana dan cara untuk bahagia
Seseorang yang membuang jauh egonya demi orang lain

Kemudian aku mengerti rasa perih itu berasal dari cambukan kisah kasih seseorang
Membuatku menangis tiada henti
Memperingatkanku untuk tidak banyak berminpi tapi cukup dengan memahami

Aku tersenyum, bercerita dan berjalan meski hatiku menangis
Aku masih bahagia bersamamu
Aku merasa sangat berarti untukmu
Aku menjadi kecil di hadapan pengorbananmu
Aku akan bersama mu selamanya

KENANGANKU DAN KALIAN



Kita Luar Biasa
Masih ingat waktu itu 18-19 Juni 2013
Di sore menjelang malam setelah ujian UAS terakhir dalam sejarah hidupku
Membeli sedikit cemilan untuk di perjalanan sebelum sampai rumah
Di umah menatap laptop mengakses jejaring facebook sementara bingung mau apa yang akan terlebih dulu dilakukan
Karena esok adalah hari menghadapi malam keakraban terakhir bersama kawan2 kelas

Dengan gontai dalam rasa sedih senang dan tak sabar
Perlahan tapi pasti setiap barang yang diperlukan dalam 2 hari 1 malam mulai masuk kedalam tas gendutku
Tak lupa dogi sebagai jubah kebesaran untuk latihan selepas sampai dari ungaran
Tak seperti biasa tidurku lebih awal, agar aku bias bangun pagi-pagi

Pagi pun tiba luar biasa aku bangun pagi kali ini
Cepat-cepat diri ini menghampiri kamar mandi dan mempersiapkan diri untuk berangkat ke kampus ungu sembari mengemasi perlengkapan mandi

Tiba di parkiran kampus 5 langkah beranjak dari motor seorang kawan di ujung arena parker menelfon mengomando agar aku memindahkan motor di lokasi penitipan yang sudah ditetapkan
Sejenak aku bertanya “teman yang lain ke mana bang?”
“Ada di gazebo!” katanya

Dua tas kakak beradik menemaniku kali ini
Di gazebo kawan2 sudah siaga menyongsong perjalanan jauh 4 jam
Ternyata jam keberangkatan mindur 2 jam dari yang ditargetkan
Hebatnya semua tetap senang kecuali bapak sopir bus tentunya yang sudah kering menunggu sedari pagi buta untuk keberangkatan


Memilih-milih tempat duduk dan fix sudah akhirnya kami berangkat juga
Layaknya anak kecil begitu bus mulai bergerak semuanya berteriak kegirangan
Perjalanan terasa lama meski diiringi nyanyian dan obrolan ringan
Tiba di lokasi ternyata kami harus jalan kaki sampai penginapan yang lelah, pegal, keringatan, sampai berkunang2 pun ada…
Istirahat setelah perjalanan dan acara game malam keakraban pun berlangsung
Diselingi Sholat jamaah bersama
Nyala redup lilin benar2 membuat aku tercengan
Secepat inikah kebersamaan dalam dunia kuliah kami usai
Di mana bahkan ada beberapa yang baru saja aku kenal baik
Di mana susah sedih bersama menerima tugas dan berjuang bersama dalam kelas
Seraya menampung kegelisahan akan perpisahan dinginya hawa gunung pun tak mampu membuatku meringkuk malam itu
Namun kala pagi dingin mulai menusuk tulang tapi untunglah sudah waktunya Subuh sekalianlah bangun melaksanakan kewajiban dan goooooo…..
Foto2 narsis menunggu kawan lain bangun dan cussssss mendaki gunung
Menerobos ke Sembilan candi ditemani pemandangan indah tak terlupakan
Meski hati rontok tak karuan mengetahui banyak makhluk yang tak ku sukai di sana
Hati senang riang berfoto ria dan bercanda syik di tengah hamparan alam manis dan cantik
Selesai sesi foto dan naik gunung mampirlah di sebuah warung souvenir membeli gelang2 gak jelas
Beranjak menuju penginapan seorang kawan memanggil dan yeeee…. Dapat sate kelinci gratis…
Kembali ke penginapan bersih-bersih dan makan siang,
Makan siang dengan menu paling enak
Tibalah saat penutupan bersama, berdoa dan berjabat tangan
Siapa sangka air mata tumpah ruah tak pria maupun wanita semua merasa kehilangan
Aku sedih tapi aku tak menanis karena ku rasa cukup semua ini menjadi awal dari kesuksesan kami semua
Perjalnan pulang terasa sepi
Terlihat lelah dan kusut di wajah kawan2
Tapi aku tetap ngoceh tiada akhir..dari pada toying
Membawa segudang kenangan dan beberapa kawan baru, waktu pulang terasa lebih cepat
Instruksi hati dan pikiranku melaju jangan lupakan saat2 ini dan kemarin
Menjelang Maghrib sampailah di kampus tercinta
Kala lampu terang menyala dalam bus semua berteriak, jujur arti teriakanku saat itu adalah sedikit ekspresi ketidakrelaanku semua ini berakhir cepat
Langkah berat menuju kos kawan dalam rangka persiapan latihan
Menyisakan rasa lara yang sulit dilukiskan dalam kebahagiaan yang terselubung

Tahukah kita, bahwa kita luar biasa?
Tahukah kita, bahwa kita adalah gerbang penerima perbedaan?
Tahukah kita, bahwa kita kini mulai hidup untuk jenjang nyawa yang lebih berada?

KITA ADA, KITA HEBAT, DAN KITA BISA MERAJAI DUNIA 10-S1SI-06

Jumat, 21 Oktober 2016

APAKAH KEBAHAGIAAN ITU?

Setiap orang mempunyai cara bahagia masing-masing
Kita tak bisa menyamakan cara bahagia setiap orang
Bagaimana jika dalam suatu kebahagiaan ada yang salah?

Hidup ini begitu rumit jika dipikirkan
Kita bisa menikmati hidup tanpa banyak berpikir
Ada pula orang yang hidup tanpa pikiran

Mungkin terlalau bayak pikiran, banyak gunjingan, rasa kesepian dan tuntutan kebutuhan mampu membuat orang lupa akan kebahagiaan yang sejati dan kedamaian hidup
Melakukan apa pun untuk bahagia meskipun terkadang kebahagiaan itu salah dan semu adanya
Banyak level kebahagian manusia di dunia
Jangan terlalu fokus dengan kebahagiaan level tertinggi
Kau bisa saja mendepak siapa pun tanpa sadar
Ketika seseorang yang tersakiti kembali kau akan terlihat seperti makhluk yang tak tau diri

Bagiku tidak ada yang salah dengan kebahagian, selama itu tidak menyakiti dan merugikan orang lain
Aku bahagia dengan caraku
Terkadang tidak bisa dianggap benar oleh orang lain
Namun selama aku tak menyakiti orang tersebut bukan masalah
Karna terkadang banyak mulut orang yang lebih benar jika bungkam

Prinsip dan tujuan dalam hidup ini tidak beda jauh
Saat apa yg digadang menjadi panduan hidup
Tak kan ada yang benar di mata kita
Semua terasa gelap dan buntu

Kesadaran diri dan perubahan diri lah yang akan menuntun kita ke jalan yang pantas
Tidak harus jalan tercepat
Jalan terjauh pun tidak masalah asal kita percaya HIDUP KITA AKAN BAHAGIA PADA WAKTUNYA



Kamis, 25 Agustus 2016

CURHAT DAN NASEHAT KE DAN DARI KEKASIH YANG PALING HEBAT

Mencurahkan isi hati kami tentang hidup
Hari ini aku bercerita sambil berderai air mata
Bagaimana keseharianku kini tak ada teman bercurhat ria
Tentang seperti apa diriku yang tertekan karena tuntutan keluarga
Menghadapi sembilan jam di dunia yang tak lebih luas dari court pertandingan

Aku menyadari bahwa kesabaran adalah ilmu tingkat tinggi yang tak semua orang mampu
Aku tau emosiku meluap hampir setiap waktu
Aku sadar betul masih banyak orang yang mendapatkan tekanan dan ujian jauh lebih besar dariku

Stres yang timbul dan tenggelam menggelayut di hidupku, tak ingin ku jadikan penyakit lagi
Serangan panik yang berimbas pada detak jantung ini tak akan ku ungkit lagi
Itulah beberapa angan yang aku bisikkan di dalam hatiku

Dari semua yang aku curahkan nasehat-nasehat hebat dan menusuk di dada aku dapatkan
-Sabar, belajarlah untuk bersabar
-Egois, belajarlah berhenti egois
-Berkaca, berkacalah pada kisah hidup orang yang lebih sulit
-Yakin, yakinlah atas apa yang kita percaya
-Abaikan, abaikan saja omongan sampah orang lain
-Jawab, jawablah pertanyaan yg sama pada setiap waktu dengan jawaban pasti yang sama pula

Yaaa... tidak rumit untuk dipahami tapi tak mudah di jalani
Aku berkata bahwa aku lelah belajar dalam hal kesabaran dan egoisme
Namun sebenarnya aku selalu mencoba walaupun kemarin entah kemana perginya kesabaran dan ketidakegoisanku ketika Kamu mengucapkan perkataan yang menyulut emosiku
Hingga aku mengatakan hal-hal yang mungkin menyakitkan pula untukmu
Dan aku menyesalinya hingga kini aku mengurai tulisan ini, aku minta maaf karena telah berlebihan dan tak berpikir panjang
 Terimakasih Sayangku untuk segala kesabaran dan keyakinanmu pada ku...

UnI-4Ever

CURHAT DAN NASEHAT KE DAN DARI KEKASIH YANG PALING HEBAT

Mencurahkan isi hati kami tentang hidup
Hari ini aku bercerita sambil berderai air mata
Bagaimana keseharianku kini tak ada teman bercurhat ria
Tentang seperti apa diriku yang tertekan karena tuntutan keluarga
Menghadapi sembilan jam di dunia yang tak lebih luas dari court pertandingan

Aku menyadari bahwa kesabaran adalah ilmu tingkat tinggi yang tak semua orang mampu
Aku tau emosiku meluap hampir setiap waktu
Aku sadar betul masih banyak orang yang mendapatkan tekanan dan ujian jauh lebih besar dariku

Stres yang timbul dan tenggelam menggelayut di hidupku, tak ingin ku jadikan penyakit lagi
Serangan panik yang berimbas pada detak jantung ini tak akan ku ungkit lagi
Itulah beberapa angan yang aku bisikkan di dalam hatiku

Dari semua yang aku curahkan nasehat-nasehat hebat dan menusuk di dada aku dapatkan
-Sabar, belajarlah untuk bersabar
-Egois, belajarlah berhenti egois
-Berkaca, berkacalah pada kisah hidup orang yang lebih sulit
-Yakin, yakinlah atas apa yang kita percaya
-Abaikan, abaikan saja omongan sampah orang lain
-Jawab, jawablah pertanyaan yg sama pada setiap waktu dengan jawaban pasti yang sama pula

Yaaa... tidak rumit untuk dipahami tapi tak mudah di jalani
Aku berkata bahwa aku lelah belajar dalam hal kesabaran dan egoisme
Namun sebenarnya aku selalu mencoba walaupun kemarin entah kemana perginya kesabaran dan ketidakegoisanku ketika Kamu mengucapkan perkataan yang menyulut emosiku
Hingga aku mengatakan hal-hal yang mungkin menyakitkan pula untukmu
Dan aku menyesalinya hingga kini aku mengurai tulisan ini, aku minta maaf karena telah berlebihan dan tak berpikir panjang
 Terimakasih Sayangku untuk segala kesabaran dan keyakinanmu pada ku...

UnI-4Ever

Minggu, 14 Agustus 2016

MERENDAH ATAU DIRENDAHKAN

Aku ingin menjalani hidupku dengan baik walaupun aku bukan orang yang pandai memilih
Namun terkadang keluarga menginginkan aku sebagai orang yang lebih
Tidak masalah jika mereka mengiringiku dengan dukungan dan kepercayaan

Tidak ada orang yang rela dibandingkan dengan sedarahnya sendiri
Aku sebenarnya tak mau berada di bawah
Namun aku juga lelah menengar ucapan yang selalu menginginkan aku seperti orang lain
Kemudian mengalah mengikuti harapan orang lain

Aku benci direndahkan
Dalam diskusi, dalam curahan hati, dalam kecerdasan, dalam kedewasaan, dalam berpendapat bahkan hanya dalam tatapan
Itu sering terjadi berulang kali mengusikku dan perlahan mengajariku untuk tak jadi orang baik

Mungkin ada juga yang bilang bahwa aku merendahkan diriku sendiri karena mengalah
Aku tak salah aku hanya menelan apa yang mereka berikan
Bukan salahku jika memberontak adalah jalanku

Siapa pun yang mengoceh tanpa berfikur atas nama hidupku
Akan ku biarkan
Namun bukan berarti aku kalah
Suatu ketika aku akan membalasnya dengan suatu apa pun yang aku punya entah itu hati, kesempatan, doa ataupun perbuatan

Untuk siapa pun jangan pernah memandang sebelah mata dengan keluarga atau kawan mu sendiri
Karna rasanya direndahkan itu membuat orang berdoa tanpa sengaja

Rabu, 27 Juli 2016

KETIKA KITA TAK MERASAKAN APA YANG SESEORANG LALUI

Air mata yang lelah mengalir di pipi atas nama hati yang terbantai hancur tak berbentuk
Karena harapan di angan yang telah pupus
Namun hidup ini tak sebatas penderitaan saja

Hati yang dibutakan karna malu menatap dunia 
Namun bumi ini luas tak sebatas kotamu saja

Benda idaman yang lepas karna rejeki berpindah tangan
Namun Tuhan tetap memberi apa yang dibutuhkan

Seseorang bercerita tentang dirinya yang bahkan jika diperas sudah tak akan ada darah sedikitpun
Melukis drama yang menyedihkan di akal kita
Membuat kita harus merangkai kata untuk menghapus lukisan yang menangis

Berbagai hal yang logis kita sampaikan
Untuk menenangkan jiwa yang nyaris luruh
Melakukan tindakan konyol untuk menciptakan sedikit senyuman ikhlas

Namun semuanya sia-sia adanya
Karna hati orang tersebut berbisik dengan mantap "Kau tak merasakan apa yang aku lalui"

Tidak ada yang perlu dirisaukan
Setiap manusia sengsara yang berkawan pasti akan temukan jalan di setiap deritanya
Jika Ia percaya bahwa orang lain tak perlu merasakan apa yang ia rasakan tapi cukup dengan selalu berada di sampingnya dan mendengarkan.
Karna kesetiaan dan kasih sayang pasti akan menghancurkan segala pengkhianatan dan kezaliman

Sedikit orang yang mengerti
Hidup ini tak melulu aku bersedih kamu ikut bersedih dan aku bahagia kamu ikut bahagia
Tak ada gunanya jika kau bersedih selalu dengan orang yang berbeda
Tak ada gunanya jika kau bahagia selalu dengan orang yang berbeda
Sungguh sebuah anugerah jika yang berada di sampingmu, mendengarkanmu, memelukmu, menasehatimu, memperingatkanmu, mengejekmu dan membantumu adalah orang-orang yang setia dan selalu ada untukmu

Kemudian kenapa kami harus merasakan apa yang kamu lalaui terlebih dulu untuk memahami?
Kami merasakan kesedihan sahabat kami lebih dari yang orang lain rasakan
Dan kamu juga tak tahu bukan apa yang kami rasakan?
Kami menangisi sahabat yang tersiksa tapi kami tak menampakkan tangisan kami di depan siapa pun
Karna kami memelihara kesetiaan dan welas asih di hati kami untukmu SAHABAT.



KETIKA KITA TAK MERASAKAN APA YANG SESEORANG LALUI

Air mata yang lelah mengalir di pipi atas nama hati yang terbantai hancur tak berbentuk
Karena harapan di angan yang telah pupus
Namun hidup ini tak sebatas penderitaan saja

Hati yang dibutakan karna malu menatap dunia 
Namun bumi ini luas tak sebatas kotamu saja

Benda idaman yang lepas karna rejeki berpindah tangan
Namun Tuhan tetap memberi apa yang dibutuhkan

Seseorang bercerita tentang dirinya yang bahkan jika diperas sudah tak akan ada darah sedikitpun
Melukis drama yang menyedihkan di akal kita
Membuat kita harus merangkai kata untuk menghapus lukisan yang menangis

Berbagai hal yang logis kita sampaikan
Untuk menenangkan jiwa yang nyaris luruh
Melakukan tindakan konyol untuk menciptakan sedikit senyuman ikhlas

Namun semuanya sia-sia adanya
Karna hati orang tersebut berbisik dengan mantap "Kau tak merasakan apa yang aku lalui"

Tidak ada yang perlu dirisaukan
Setiap manusia sengsara yang berkawan pasti akan temukan jalan di setiap deritanya
Jika Ia percaya bahwa orang lain tak perlu merasakan apa yang ia rasakan tapi cukup dengan selalu berada di sampingnya dan mendengarkan.
Karna kesetiaan dan kasih sayang pasti akan menghancurkan segala pengkhianatan dan kezaliman

Sedikit orang yang mengerti
Hidup ini tak melulu aku bersedih kamu ikut bersedih dan aku bahagia kamu ikut bahagia
Tak ada gunanya jika kau bersedih selalu dengan orang yang berbeda
Tak ada gunanya jika kau bahagia selalu dengan orang yang berbeda
Sungguh sebuah anugerah jika yang berada di sampingmu, mendengarkanmu, memelukmu, menasehatimu, memperingatkanmu, mengejekmu dan membantumu adalah orang-orang yang setia dan selalu ada untukmu

Kemudian kenapa kami harus merasakan apa yang kamu lalaui terlebih dulu untuk memahami?
Kami merasakan kesedihan sahabat kami lebih dari yang orang lain rasakan
Dan kamu juga tak tahu bukan apa yang kami rasakan?
Kami menangisi sahabat yang tersiksa tapi kami tak menampakkan tangisan kami di depan siapa pun
Karna kami memelihara kesetiaan dan welas asih di hati kami untukmu SAHABAT.



Selasa, 26 Juli 2016

KEHORMATAN YANG MENJADI TUAN

Pernahkan kamu lihat orang yang bertahan dengan banyak topangan
Seakan setiap perkataannya adalah Sabda yang lebih baik dilaksanakan
Orang lain tunduk bahkan tak ingin berpendapat

Namun kabut hitam menyelimutinya
Senyumannya pun seakan dalam ketakutan

Bukan lagi misteri jika kini manusia haus pujian
Bukan lagi mitos jika
"Seorang majikan yang memelihara kucing tapi kucing itu menjadi macan dan menerkan majikannya sendiri"
Kemudian apa yang teradi?
Jika ternyata majikan terlalu serakah bahkan tak mau membagi sedikit pun lauknya pada si kucing
Maka wajar bukan?
Ketika yang direndahkan mampu mengungguli esombongan

Kenapa seakan tak ada yang memahami?
Ketika si Fulan mampu mensejahterakan masyarakatnya yang berada di Kota
Maka oleh orang yang berwewenang lebih tinggi dipindah ke desa
Supaya desa tersebut mampu sejahtera seperti Kota
Dengan demikian semua desa dapat sejahetera seperti kota
Bukanya supaya desa yang dihuni Fulan menjadi yang paling hebat kemudian Kota dijadikan desa
Kan tidak baik

Memilih untuk fokus bukanlah suatu kesalahan
Aku memilih mengikuti kata hati
Berubah meski belum tau di mana tempat paling nyaman
Setidaknya saya mau mengambil resiko
Tidak hanya mengandalkan koneksi dan orang lain

TERKIKISNYA KEKUATAN

Penuh energi menerjang lawan kemudian menggenggam rasa bangga
Awalnya aku tak menyadari, kekuatan tertinggiku akan jadi kelemahan
Di pertengahan aku tersentak ketika sebuah angan tiba-tiba berlari ke kepalaku
Ketika kekuatan berada di puncak maka akan ada kalanya perlahan terkikis
Dari semangat yang bertumpah ruah kekuatanku melesat tak terelakkan
Karna semangat yang melemah kekuatanku terkikis tanpa ku sadari

Di waktu belasan tahun tanpa semangat seorang aku bahkan dapat tumbang di mana saja
Beranggapan semua hanya masa lalu
Tanpa disangka kembali di masa kini

Mata yang mulai kehilangan cahayanya
Jantung yang berdetak tak beraturan
Serangan panik melanda sekujur tubuh
Seakan aku tenggelam dalam suara yang ditangkap oleh telingaku sendiri

Aku akan kembalikan segalanya
Menyatukan serpihan kekuatan yang hilang

Aku akan bertahan
Menantang suratan yang akan menyingkirkanku

Aku akan berjuang
Berpegang teguh pada semangat untuk hidup

Aku akan terus memohon
Agar segalanya KAU  mudahkan

260716

Selasa, 31 Mei 2016

Hati yang menetap karna jiwa dan kebulatan tekad

Kami PANDAWA 5 pernah berdiri di sana apa pum yang terjadi
Ketika itu di sana sangat gersang tanpa pohon, buah atau pun bunga
Apa adanya kami terima keadaan itu dengan beberapa harapan
Waktu demi waktu kami jalani. Keringat, materi, kepentingan pribadi bahkan nilai kuliah kami sampingkan

Mereka saudaraku yg datang dari luar pulau jawa untuk menimba ilmu di kota istimewa ini, berjuang hingka kadang kuliah tak jadi hal utama
Kami bahagia dengan rapat, organiasasi, pertandingan, kekalahan dan kemenangan entah apa sebabnya

Kemudian harapan kami perlahan bersemi
Tumbuh rumput dan tunas-tunas di ladang gersang itu
Dipupuk tangis, suka dan konflik pohon-pohon berbuah dan bunga bermekaran
Meski kami mempertaruhkan tubuh kami sendiri hingga cedera bahkan cacat dengan posisi yang tak akan pernah kembali seperti semula tapi kami tetap bersama
Prestasi kami raih, jutaan rupiah kami kantongi dan belasan medali kami sabet penuh kebanggaan

Mungkin hubungan kami seakan lenyap karna satu-persatu menyadari berapa banyak uang yang mengalir dari orang tua kami masing-masing untuk kuliah
Kami berpencar bergelut dengan skripsi dan berpencar mencari nilai tertinggi
Dengan satu kata "PERSAUDARAAN" walau keadaan dan tempat kami tak sama kami tetap PANDAWA 5

Semangatku luruh bahkan pra PON aku tinggalkan karna seakan tak ada saudara ysng seperti mereka
Aku sadarai kemudian bahwa keterikatan yg terlalu kuat juga tak selalu positif karna semangatku pergi seiring hilangnya mereka dari sana
Mengenang setiap canda dan tawa kami aku menulis ini agar beberapa penerus kami tahu bahwa stiap kali kami ceritakan prestasi dan persaudaraan kami ini bukan berarti kami SOMBONG tapi kami ingin kalian tahu perjuangan kami tak mudah untuk membangun dojo yang lebih baik.

Lihatlah dan contohlah kepunguras di bawah kami yang membuktikan dengan penuh semangat bahwa menjalankan organisasi dan skripsi dapat beriringan. Hasilnya nilai pendadaran A dan sabuk terakhir.
Walapun warna badge belum berubah setidaknya pembuktian itu dapat menjadi pelajaran.

###
Jangan saling melempar tugas dan saling menyalahkan, kalahkan ego mu dan bulatkan tekad untuk kemajuan bersama. Karna kami mungkin kalah dengan ego kami sehingga kami mundur terlalu cepat

Cukupkanlah meninggalkan latihan karna seseorang yang kau benci. Ingatlah kita saudara dan bukan sekedar teman

Bersikaplah netral walaupun kamu berada dalam suatu konflik. Meski sandiwara setidaknya dapat memperbaiki suasanan

Tambah dan tambah terus prestasimu agar kami tak kecewa dan tetap melihat kalian dengan penuh kebangaan

Raih jumlah tertinggi sepajang masa untuk prestasi kampus. Buktikan meski sdikit tapi semangat kalian begitu berlimpah

Jangan pernah berharap menerima karna ketika pertama kali kalian menginjakkankaki di tempat itu berarti kalian harus terus memberi

Bahagia itu dari hati kalian yang menetap dan dari jiwa yang bersemangat untuk berkemajuan

Medali, piala dan rupiah adalah bonus bukan inti dari perjuangan kita

Menalukkan diri sendiri adalah inti dari kita mengendalikan keinginan untuk tak menyerang tapi hanya membalas




Selasa, 24 Mei 2016

Impian terdekat

Seperti ini anganku. Menghampiri mimpi dan setiap lamunanku. Aku tidak bersalah jika ingin bersamamu selamanya. Bukan aku berhenti berjuang dengan rangkaian kata yg tlah usang. Aku berjuang dalam doa dan tenaga untuk kemudian rangkaian hidup kita aku serahkan padamu. Sekali waktu aku sangat lelah tak tahu harus berbuat apa tapi kepercayaanku mengalir deras bersama rasa cintaku yg terus bersemi unk mu. Menyerah bukanlah caraku, berjanji bukanlah prinsipmu jadi dalam sisa waktuku aq menunggumu selalu tanpa goyah dan bergeming.
Materi bukan segalanya,  kebahagiaanlah yg aku kedepankan maka jangan berhenti mengujaniku dg kebahagiaan karna aku akan selalu mencintaimu seutuhnya.

Senin, 18 April 2016

Rasanya menjadi aku

Seakan jiwa dan ragaku terbelah,  aku bukanlah aku yang dulu
Semua emosi dan rangkaian kesimpulan dalam hidupku kini mengalir deras dalam tubuhku
Kembalinya aq merasakan sakit hati karna dikesampingkan dengan sedarahku yang lain
Kenapa pernyataan kecil dan candaanku selalu dicampakan
Tak seperti sedarahku yang pertama,  yg bahkan napasnya pun ddengar

Aku merasa sakit tapi aku jg bersyukur memiliki mereka

Kenapa uang harus selalu menjadi ukuran kehormatan?
Hingga kenyamananku seakan tertutup oleh rendahnya uang dan perkataan semua orang
Tahukah bahwa sungguh tak ada salahnya menjadi seorang aku

Haruskah aku menjadi seorang yang putus asa untuk ini?
untuk harga diri yang bahkan aku tak tau seberapa mahalnya.

Aku memang tak terbentuk secara layak dalam hidupku
Aku punya hak untuk diperlakukan sebagai seorang aq
Kemudian aku memilih jalan yg bahkan tak pernah dibayangkan oleh sebagian kalian



190416