Seakan jiwa dan ragaku terbelah, aku bukanlah aku yang dulu
Semua emosi dan rangkaian kesimpulan dalam hidupku kini mengalir deras dalam tubuhku
Kembalinya aq merasakan sakit hati karna dikesampingkan dengan sedarahku yang lain
Kenapa pernyataan kecil dan candaanku selalu dicampakan
Tak seperti sedarahku yang pertama, yg bahkan napasnya pun ddengar
Aku merasa sakit tapi aku jg bersyukur memiliki mereka
Kenapa uang harus selalu menjadi ukuran kehormatan?
Hingga kenyamananku seakan tertutup oleh rendahnya uang dan perkataan semua orang
Tahukah bahwa sungguh tak ada salahnya menjadi seorang aku
Haruskah aku menjadi seorang yang putus asa untuk ini?
untuk harga diri yang bahkan aku tak tau seberapa mahalnya.
Aku memang tak terbentuk secara layak dalam hidupku
Aku punya hak untuk diperlakukan sebagai seorang aq
Kemudian aku memilih jalan yg bahkan tak pernah dibayangkan oleh sebagian kalian
190416
Tidak ada komentar:
Posting Komentar