Karena harapan di angan yang telah pupus
Namun hidup ini tak sebatas penderitaan saja
Hati yang dibutakan karna malu menatap dunia
Namun bumi ini luas tak sebatas kotamu saja
Benda idaman yang lepas karna rejeki berpindah tangan
Namun Tuhan tetap memberi apa yang dibutuhkan
Seseorang bercerita tentang dirinya yang bahkan jika diperas sudah tak akan ada darah sedikitpun
Melukis drama yang menyedihkan di akal kita
Membuat kita harus merangkai kata untuk menghapus lukisan yang menangis
Berbagai hal yang logis kita sampaikan
Untuk menenangkan jiwa yang nyaris luruh
Melakukan tindakan konyol untuk menciptakan sedikit senyuman ikhlas
Namun semuanya sia-sia adanya
Karna hati orang tersebut berbisik dengan mantap "Kau tak merasakan apa yang aku lalui"
Tidak ada yang perlu dirisaukan
Setiap manusia sengsara yang berkawan pasti akan temukan jalan di setiap deritanya
Jika Ia percaya bahwa orang lain tak perlu merasakan apa yang ia rasakan tapi cukup dengan selalu berada di sampingnya dan mendengarkan.
Karna kesetiaan dan kasih sayang pasti akan menghancurkan segala pengkhianatan dan kezaliman
Sedikit orang yang mengerti
Hidup ini tak melulu aku bersedih kamu ikut bersedih dan aku bahagia kamu ikut bahagia
Tak ada gunanya jika kau bersedih selalu dengan orang yang berbeda
Tak ada gunanya jika kau bahagia selalu dengan orang yang berbeda
Sungguh sebuah anugerah jika yang berada di sampingmu, mendengarkanmu, memelukmu, menasehatimu, memperingatkanmu, mengejekmu dan membantumu adalah orang-orang yang setia dan selalu ada untukmu
Kemudian kenapa kami harus merasakan apa yang kamu lalaui terlebih dulu untuk memahami?
Kami merasakan kesedihan sahabat kami lebih dari yang orang lain rasakan
Dan kamu juga tak tahu bukan apa yang kami rasakan?
Kami menangisi sahabat yang tersiksa tapi kami tak menampakkan tangisan kami di depan siapa pun
Karna kami memelihara kesetiaan dan welas asih di hati kami untukmu SAHABAT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar