sempat aku menuai
tatap hangat dirimu
ingin merengkuh
aku dalam pundak nyamanmu
cintamu tak palsu
dan tak terwujud, seiring hari
genggam erat
bukti sayangmu padaku
demi rasa ini
yang kian terbias semu
ucapan kata cinta
bukan lagi tabu
karena aku setia mendengar
kata cinta darimu
ragaku tak selalu
milikmu
tapi...percayalah
hati ini terikat di hatimu
aku percaya
bisikan lembut mendayu bibirmu
bias kristal
cahaya di langit....itu aku
karang kokok
berbalut mutiara....itu kau
kian mendekat
beriringan
melangkah, bergandengan melompat
senyuman
mengembang menjadi tawa riang
sejarah hidup itu
terukir rapi di sini....
di dada di hati
dan di otak ini
sebaris kata maaf tak cukup dan sedret sesal tak penuh..
waktu itu kian dekat mersayap
saat kami kian dekat terpisah
bukan untuk selamanya…
untuk sehidupnya…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar