LAGUKU

Minggu, 14 Agustus 2016

MERENDAH ATAU DIRENDAHKAN

Aku ingin menjalani hidupku dengan baik walaupun aku bukan orang yang pandai memilih
Namun terkadang keluarga menginginkan aku sebagai orang yang lebih
Tidak masalah jika mereka mengiringiku dengan dukungan dan kepercayaan

Tidak ada orang yang rela dibandingkan dengan sedarahnya sendiri
Aku sebenarnya tak mau berada di bawah
Namun aku juga lelah menengar ucapan yang selalu menginginkan aku seperti orang lain
Kemudian mengalah mengikuti harapan orang lain

Aku benci direndahkan
Dalam diskusi, dalam curahan hati, dalam kecerdasan, dalam kedewasaan, dalam berpendapat bahkan hanya dalam tatapan
Itu sering terjadi berulang kali mengusikku dan perlahan mengajariku untuk tak jadi orang baik

Mungkin ada juga yang bilang bahwa aku merendahkan diriku sendiri karena mengalah
Aku tak salah aku hanya menelan apa yang mereka berikan
Bukan salahku jika memberontak adalah jalanku

Siapa pun yang mengoceh tanpa berfikur atas nama hidupku
Akan ku biarkan
Namun bukan berarti aku kalah
Suatu ketika aku akan membalasnya dengan suatu apa pun yang aku punya entah itu hati, kesempatan, doa ataupun perbuatan

Untuk siapa pun jangan pernah memandang sebelah mata dengan keluarga atau kawan mu sendiri
Karna rasanya direndahkan itu membuat orang berdoa tanpa sengaja

Rabu, 27 Juli 2016

KETIKA KITA TAK MERASAKAN APA YANG SESEORANG LALUI

Air mata yang lelah mengalir di pipi atas nama hati yang terbantai hancur tak berbentuk
Karena harapan di angan yang telah pupus
Namun hidup ini tak sebatas penderitaan saja

Hati yang dibutakan karna malu menatap dunia 
Namun bumi ini luas tak sebatas kotamu saja

Benda idaman yang lepas karna rejeki berpindah tangan
Namun Tuhan tetap memberi apa yang dibutuhkan

Seseorang bercerita tentang dirinya yang bahkan jika diperas sudah tak akan ada darah sedikitpun
Melukis drama yang menyedihkan di akal kita
Membuat kita harus merangkai kata untuk menghapus lukisan yang menangis

Berbagai hal yang logis kita sampaikan
Untuk menenangkan jiwa yang nyaris luruh
Melakukan tindakan konyol untuk menciptakan sedikit senyuman ikhlas

Namun semuanya sia-sia adanya
Karna hati orang tersebut berbisik dengan mantap "Kau tak merasakan apa yang aku lalui"

Tidak ada yang perlu dirisaukan
Setiap manusia sengsara yang berkawan pasti akan temukan jalan di setiap deritanya
Jika Ia percaya bahwa orang lain tak perlu merasakan apa yang ia rasakan tapi cukup dengan selalu berada di sampingnya dan mendengarkan.
Karna kesetiaan dan kasih sayang pasti akan menghancurkan segala pengkhianatan dan kezaliman

Sedikit orang yang mengerti
Hidup ini tak melulu aku bersedih kamu ikut bersedih dan aku bahagia kamu ikut bahagia
Tak ada gunanya jika kau bersedih selalu dengan orang yang berbeda
Tak ada gunanya jika kau bahagia selalu dengan orang yang berbeda
Sungguh sebuah anugerah jika yang berada di sampingmu, mendengarkanmu, memelukmu, menasehatimu, memperingatkanmu, mengejekmu dan membantumu adalah orang-orang yang setia dan selalu ada untukmu

Kemudian kenapa kami harus merasakan apa yang kamu lalaui terlebih dulu untuk memahami?
Kami merasakan kesedihan sahabat kami lebih dari yang orang lain rasakan
Dan kamu juga tak tahu bukan apa yang kami rasakan?
Kami menangisi sahabat yang tersiksa tapi kami tak menampakkan tangisan kami di depan siapa pun
Karna kami memelihara kesetiaan dan welas asih di hati kami untukmu SAHABAT.



KETIKA KITA TAK MERASAKAN APA YANG SESEORANG LALUI

Air mata yang lelah mengalir di pipi atas nama hati yang terbantai hancur tak berbentuk
Karena harapan di angan yang telah pupus
Namun hidup ini tak sebatas penderitaan saja

Hati yang dibutakan karna malu menatap dunia 
Namun bumi ini luas tak sebatas kotamu saja

Benda idaman yang lepas karna rejeki berpindah tangan
Namun Tuhan tetap memberi apa yang dibutuhkan

Seseorang bercerita tentang dirinya yang bahkan jika diperas sudah tak akan ada darah sedikitpun
Melukis drama yang menyedihkan di akal kita
Membuat kita harus merangkai kata untuk menghapus lukisan yang menangis

Berbagai hal yang logis kita sampaikan
Untuk menenangkan jiwa yang nyaris luruh
Melakukan tindakan konyol untuk menciptakan sedikit senyuman ikhlas

Namun semuanya sia-sia adanya
Karna hati orang tersebut berbisik dengan mantap "Kau tak merasakan apa yang aku lalui"

Tidak ada yang perlu dirisaukan
Setiap manusia sengsara yang berkawan pasti akan temukan jalan di setiap deritanya
Jika Ia percaya bahwa orang lain tak perlu merasakan apa yang ia rasakan tapi cukup dengan selalu berada di sampingnya dan mendengarkan.
Karna kesetiaan dan kasih sayang pasti akan menghancurkan segala pengkhianatan dan kezaliman

Sedikit orang yang mengerti
Hidup ini tak melulu aku bersedih kamu ikut bersedih dan aku bahagia kamu ikut bahagia
Tak ada gunanya jika kau bersedih selalu dengan orang yang berbeda
Tak ada gunanya jika kau bahagia selalu dengan orang yang berbeda
Sungguh sebuah anugerah jika yang berada di sampingmu, mendengarkanmu, memelukmu, menasehatimu, memperingatkanmu, mengejekmu dan membantumu adalah orang-orang yang setia dan selalu ada untukmu

Kemudian kenapa kami harus merasakan apa yang kamu lalaui terlebih dulu untuk memahami?
Kami merasakan kesedihan sahabat kami lebih dari yang orang lain rasakan
Dan kamu juga tak tahu bukan apa yang kami rasakan?
Kami menangisi sahabat yang tersiksa tapi kami tak menampakkan tangisan kami di depan siapa pun
Karna kami memelihara kesetiaan dan welas asih di hati kami untukmu SAHABAT.



Selasa, 26 Juli 2016

KEHORMATAN YANG MENJADI TUAN

Pernahkan kamu lihat orang yang bertahan dengan banyak topangan
Seakan setiap perkataannya adalah Sabda yang lebih baik dilaksanakan
Orang lain tunduk bahkan tak ingin berpendapat

Namun kabut hitam menyelimutinya
Senyumannya pun seakan dalam ketakutan

Bukan lagi misteri jika kini manusia haus pujian
Bukan lagi mitos jika
"Seorang majikan yang memelihara kucing tapi kucing itu menjadi macan dan menerkan majikannya sendiri"
Kemudian apa yang teradi?
Jika ternyata majikan terlalu serakah bahkan tak mau membagi sedikit pun lauknya pada si kucing
Maka wajar bukan?
Ketika yang direndahkan mampu mengungguli esombongan

Kenapa seakan tak ada yang memahami?
Ketika si Fulan mampu mensejahterakan masyarakatnya yang berada di Kota
Maka oleh orang yang berwewenang lebih tinggi dipindah ke desa
Supaya desa tersebut mampu sejahtera seperti Kota
Dengan demikian semua desa dapat sejahetera seperti kota
Bukanya supaya desa yang dihuni Fulan menjadi yang paling hebat kemudian Kota dijadikan desa
Kan tidak baik

Memilih untuk fokus bukanlah suatu kesalahan
Aku memilih mengikuti kata hati
Berubah meski belum tau di mana tempat paling nyaman
Setidaknya saya mau mengambil resiko
Tidak hanya mengandalkan koneksi dan orang lain

TERKIKISNYA KEKUATAN

Penuh energi menerjang lawan kemudian menggenggam rasa bangga
Awalnya aku tak menyadari, kekuatan tertinggiku akan jadi kelemahan
Di pertengahan aku tersentak ketika sebuah angan tiba-tiba berlari ke kepalaku
Ketika kekuatan berada di puncak maka akan ada kalanya perlahan terkikis
Dari semangat yang bertumpah ruah kekuatanku melesat tak terelakkan
Karna semangat yang melemah kekuatanku terkikis tanpa ku sadari

Di waktu belasan tahun tanpa semangat seorang aku bahkan dapat tumbang di mana saja
Beranggapan semua hanya masa lalu
Tanpa disangka kembali di masa kini

Mata yang mulai kehilangan cahayanya
Jantung yang berdetak tak beraturan
Serangan panik melanda sekujur tubuh
Seakan aku tenggelam dalam suara yang ditangkap oleh telingaku sendiri

Aku akan kembalikan segalanya
Menyatukan serpihan kekuatan yang hilang

Aku akan bertahan
Menantang suratan yang akan menyingkirkanku

Aku akan berjuang
Berpegang teguh pada semangat untuk hidup

Aku akan terus memohon
Agar segalanya KAU  mudahkan

260716

Selasa, 31 Mei 2016

Hati yang menetap karna jiwa dan kebulatan tekad

Kami PANDAWA 5 pernah berdiri di sana apa pum yang terjadi
Ketika itu di sana sangat gersang tanpa pohon, buah atau pun bunga
Apa adanya kami terima keadaan itu dengan beberapa harapan
Waktu demi waktu kami jalani. Keringat, materi, kepentingan pribadi bahkan nilai kuliah kami sampingkan

Mereka saudaraku yg datang dari luar pulau jawa untuk menimba ilmu di kota istimewa ini, berjuang hingka kadang kuliah tak jadi hal utama
Kami bahagia dengan rapat, organiasasi, pertandingan, kekalahan dan kemenangan entah apa sebabnya

Kemudian harapan kami perlahan bersemi
Tumbuh rumput dan tunas-tunas di ladang gersang itu
Dipupuk tangis, suka dan konflik pohon-pohon berbuah dan bunga bermekaran
Meski kami mempertaruhkan tubuh kami sendiri hingga cedera bahkan cacat dengan posisi yang tak akan pernah kembali seperti semula tapi kami tetap bersama
Prestasi kami raih, jutaan rupiah kami kantongi dan belasan medali kami sabet penuh kebanggaan

Mungkin hubungan kami seakan lenyap karna satu-persatu menyadari berapa banyak uang yang mengalir dari orang tua kami masing-masing untuk kuliah
Kami berpencar bergelut dengan skripsi dan berpencar mencari nilai tertinggi
Dengan satu kata "PERSAUDARAAN" walau keadaan dan tempat kami tak sama kami tetap PANDAWA 5

Semangatku luruh bahkan pra PON aku tinggalkan karna seakan tak ada saudara ysng seperti mereka
Aku sadarai kemudian bahwa keterikatan yg terlalu kuat juga tak selalu positif karna semangatku pergi seiring hilangnya mereka dari sana
Mengenang setiap canda dan tawa kami aku menulis ini agar beberapa penerus kami tahu bahwa stiap kali kami ceritakan prestasi dan persaudaraan kami ini bukan berarti kami SOMBONG tapi kami ingin kalian tahu perjuangan kami tak mudah untuk membangun dojo yang lebih baik.

Lihatlah dan contohlah kepunguras di bawah kami yang membuktikan dengan penuh semangat bahwa menjalankan organisasi dan skripsi dapat beriringan. Hasilnya nilai pendadaran A dan sabuk terakhir.
Walapun warna badge belum berubah setidaknya pembuktian itu dapat menjadi pelajaran.

###
Jangan saling melempar tugas dan saling menyalahkan, kalahkan ego mu dan bulatkan tekad untuk kemajuan bersama. Karna kami mungkin kalah dengan ego kami sehingga kami mundur terlalu cepat

Cukupkanlah meninggalkan latihan karna seseorang yang kau benci. Ingatlah kita saudara dan bukan sekedar teman

Bersikaplah netral walaupun kamu berada dalam suatu konflik. Meski sandiwara setidaknya dapat memperbaiki suasanan

Tambah dan tambah terus prestasimu agar kami tak kecewa dan tetap melihat kalian dengan penuh kebangaan

Raih jumlah tertinggi sepajang masa untuk prestasi kampus. Buktikan meski sdikit tapi semangat kalian begitu berlimpah

Jangan pernah berharap menerima karna ketika pertama kali kalian menginjakkankaki di tempat itu berarti kalian harus terus memberi

Bahagia itu dari hati kalian yang menetap dan dari jiwa yang bersemangat untuk berkemajuan

Medali, piala dan rupiah adalah bonus bukan inti dari perjuangan kita

Menalukkan diri sendiri adalah inti dari kita mengendalikan keinginan untuk tak menyerang tapi hanya membalas




Selasa, 24 Mei 2016

Impian terdekat

Seperti ini anganku. Menghampiri mimpi dan setiap lamunanku. Aku tidak bersalah jika ingin bersamamu selamanya. Bukan aku berhenti berjuang dengan rangkaian kata yg tlah usang. Aku berjuang dalam doa dan tenaga untuk kemudian rangkaian hidup kita aku serahkan padamu. Sekali waktu aku sangat lelah tak tahu harus berbuat apa tapi kepercayaanku mengalir deras bersama rasa cintaku yg terus bersemi unk mu. Menyerah bukanlah caraku, berjanji bukanlah prinsipmu jadi dalam sisa waktuku aq menunggumu selalu tanpa goyah dan bergeming.
Materi bukan segalanya,  kebahagiaanlah yg aku kedepankan maka jangan berhenti mengujaniku dg kebahagiaan karna aku akan selalu mencintaimu seutuhnya.