LAGUKU

Minggu, 10 Agustus 2014

AKU INI SIAPA?



Kali ini aku bicara tentang sebuah pengakuan dan segala rasa, sehingga munculah sebuah pertanyaan AKU KI SOPO/AKU INI SIAPA?
Untuk pertama kalinya aku merasa begiru dicintai dan disayangi oleh seorang kekasih sampai-sampai seakan semua kosong tanpa dia.

Aku tumbuh sebagai perempuan yang banyak bicara dan mudah mengambil kesimpulan, tak jarang pula aku sengaja memancing seseorang untuk marah dan berkomentar entah itu sahabat, teman atau sekarang pacar.

Hal-hal yang di luar dugaan ini semua sekarang aku rasakan…
-          Ketika telfonan dan dia sering diam aku merasa dia sudah bosan padaku
-          Ketika ia tidak membalas pesanku aku merasa dia lupa padaku
-          Ketika ditelfon dia tak mengangkat aku merasa dia menghindariku
-          Ketika ia berkata terserah aku merasa dia tak peduli padaku
-          Ketika fotonya sendirian aku merasa dia sedang tebar pesona
Seakan ini bukan aku ya.. karena aku belum pernah seperti ini.
Dan, yup…. Sebagian besar orang berkata padaku bahwa itu adalah prasangka buruk.
Tapi tunggu dulu aku tau benar dia tak seperti itu, tapi rasa itu tak aku pungkiri berkeliaran liar dipikirankuàINGAT YA DI PIKIRAN SAJA

Andai kamu tau sayang bukan untuk merusak….. aku hanya ingin kau menyatakan pembelaan dirimu kemudian meyakinkanku bahwa masa indah kita akan berlanjut selamanya.
Bukan hanya sekedar tanyaku padamu….. aku hanya ingin mendengarkan suaramu lebih lama dalam lengang
Bukan hanya sebuah rasa, jika bahkan rinduku padamu mampu membuat sakitku selama kelabu kembali untuk sementara waktu (ya masa kelabuku adalah ketika SMP, ketika beberapa orang bersekongkol memfitnah dan menjauhiku, waktu itu aku tak tahan dengan panas dan beban pikiran hingga hampir di sela kesibukan orang banyak aku sering pingsan entah itu di upacara pelantikan, di pesta rakyat kebudayaan, di pasar, bahkan di rumah sekalipun setelah bangun tidur) dan ternyata selain rasa sendiri, rasa rindu yang sangat pun bisa membuatku begitu.

“Tuhan… segeralah kembalikan dia padaku
Jangan biarkan mata dan jantungku sakit terlalu lama
Kau tau bagaimana rasanya ketika manusia merasakan sakit sendiri
Jika untuk kehidupan biarlah dia yang berkorban dalam dunia ini, tapi jika untuk kematian dan luka izinkan aku menanggung terlebih dahulu.
Ketika sebagian orang mengatakan bahwa cintaku adalah ilusi, itu bukanlah masalah
SEBAB AKU TAU DIA SUNGGUH NYATA”

Apapun masa lalumu aku menerimanya atas nama hati yang ku pasrahkan padamu.
Setiap proses kita lalui semua pasti akan berhasil indah.
Yakinlah kita akan tetap bersama.